Belajar Menghargai Sesuatu Yang Berharga
Posted on Friday, December 7, 2007 at 12:31 amCategory: Self Development
Pagi ini,aku lagi nggak pingin nulis soal internet marketing.Tapi masih ada hubungan meskipun nggak langsung.Lagi pingin curhat aja!
Mungkin diantara temen netter ada yang pernah ngalami kayak aku.Satu tahun lalu,waktu aku ngajak adikku bergabung belajar internet marketing di Asian Brain ,dengan cuek dia bilang,” Weleeeh ngapain juga mesti bayar,orang yang gratisan banyak kok?”Aku malah agak kaget waktu dia bilang yang gratisan ada.Dia tunjukkan beberapa situs yang dia maksud,memberikan info tentang IM gratis.Terus dia bilang juga ,ngapain aku mesti buka account sendiri nebeng aja kan cukup…
Sementara aku biarkan dia berpikir beberapa hari,dan aku juga mulai mengumpulkan informasi gratisan yang dia maksud.Terus terang dan jujur aku katakan,aku agak bingung dengan metode belajarnya,nggak ada struktur yang jelas.Ya mungkin karena aku awam banget dengan dunia IM,dan juga tipikal ku sendiri memang selalu mempelajari sesuatu lebih suka terstruktur…jadi stepnya jelas (maklum newbie
).
Pas pagi hari aku buka koran,kok hati tergerak pingin lihat info peluang usaha, ehhhmmm ada yang menarik,di salah satu harian jogja aku membaca iklan ttg info bisnis internet,maka segera saja aku kontak dan aku janji ketemu dengan si empunya iklan.
Sampai ditujuan,susah banget mengawali pembicaraan dengan yang bersangkutan,intinya kalo mau nanya ya bayar dulu Rp 100.000,biar cepet,aku langsung sodorkan uang ratusan ribu ke dia.
Kalo ingat kejadian itu aku jadi geli sendiri,uang Rp 100.000 itu diganti dengan sobekan kertas kecil yang isinya satu baris kalimat.Setelah aku baca berisi link info yang di iklankan http://infobisnis.xxx
Saking penasarannya,aku langsung buka link tersebut,ternyata isinya panduan membuat blogger,mendaftar adsense dan memasang scriptnya….ampun deh,padahal semua nya tersedia gratis di you tube lengkap dengan video.
Kejadian itu membuatku sadar,aku begitu membutuhkan informasi tentang seputar internet marketing,dan demi informasi itu aku rela membayar,membeli buku atau pengorbanan apapun yang sifatnya pengeluaran,karena informasi itu buatku begitu berharga…
Sebaliknya,dimata adikku,dia belum terlalu butuh info yang kutawarkan sehingga jangankan membayar,seandainya digratiskan pun,dia belum tentu tertarik mempelajari….
Ya..ya…aku paham sekarang,karena mungkin semua informasi kudapatkan dengan membayar dan melakukan pengorbanan,maka aku menjadi lebih all out untuk mempelajari,mempraktekan dan membuktikan hasilnya.Sementara,semua yang serba gratis,namanya juga gratis….kadang kita menganggapnya jadi nggak berharga…dan melupakan begitu saja.
Padahal sesungguhnya,informasi itu sebenarnya sama berharganya bahkan mungkin yang gratisan pun jauh lebih berharga,tapi karena proses kita mendapatkannya terlalu mudah..sehingga mudah pula kita campakkan.
Sungguh orang yang rugi,mencampakkan sesuatu yang sesungguhnya berharga.Siapa tahu semua kemudahan itu sebenarnya adalah anugerah Tuhan yang memang tidak semua orang bisa mendapatkannya.
Sejak saat itu aku selalu berusaha untuk lebih menghargai informasi apapun,minimal di baca,dan dipikirkan dulu.. tidak langsung menolak atau membuangnya.
















December 10th, 2007 11:22
Sungguh Terrrrlllaaaallluuuuuu si adik masa pinginnya gratisan melulu. Dalam dunia bisniss banyak orang yang mengatakan high gain high risk tul gak ya?
December 12th, 2007 15:10
Alo mas abil…sharing yang bagus
saya setuju banget…kalo sesuatu didapatkan dengan mudah, qta akan dengan gampang melupakan, lain cerita kalo ada pengorbanan…pasti berat juga qta melepaskan…thx ya mas…aq banyak belajar juga dr blog ini. Sukses selalu 